PROFILE SEKOLAH

     V I S I
Mewujudkan manusia yang beriman, berilmu, berakhlaqul Karimah, kreatif, dan produktif.
M I S I
  1.  Menyiapkan generasi Islam yang berilmu, beriman dan berakhlaqul karimah.
  2.  Mengembangkan bakat dan minat siswa  menuju siswa terampil, berprestasi, kreatif,   inovatif yang berlandaskan nilai nilai Islam.
  3.  Mengembangkan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler sebagai kegiatan inti.
  4.  Menjadikan Madrasah Aliyah Muslim Cendikia sebagai barometer  dalam kegiatan   Imtaq dan Iptek.
  1. Mengembangkan kegiatan ibadah kemasyarakatan.
TUJUAN
1.    Peningkatan mutu pelayanan pendidikan
2.    Peningkatan Mutu Input dan Output
3.    Peningkatan Mutu Proses Pendidikan
4.    Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
5.    Peningkatan Mutu Sarana dan Prasarana Pendidikan
6.    Peningkatan Mutu Kegiatan Ibadah Kemasyarakatan. 
Dengan semangat, tekad, dan niat ihlas untuk mengabdi dan beribadah hanya kepada Allah SWT, bertepatan pada hari Minggu tanggal 28 April pada tahun 2009 diadakan rapat rencana pendirian Madrasah Aliyah di Desa Taba Lagan dengan dihadiri oleh Kepala Desa, tokoh Agama, Ketua BPD, Ketua MUI Bengkulu Tengah, tokoh masyarakat, tokoh.
pendidikan, tokoh pemuda yang berasal dari Desa Taba Lagan, Desa Lagan Bungin, Desa Lagan, Desa Bukit dan Desa Pulau Panggung, maka didirikan Madrasah Aliyah Muslim Cendikia guna ikut mempersiapkan generasi muda yang Islami,  serta mempunyai kekuatan dan keterpaduan antara imtaq dan iptek.
Keterbatasan yang ada, kami dari Dewan pendiri dan tenaga pengajar Madrasah Aliyah Muslim Cendikia bertekad untuk merealisasikan rencana tersebut. Keberadaan 4 (empat) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Desa Taba Lagan, Desa Air Sebakul, Desa Pagar Jati dan Pulau Panggung merupakan satu investasi yang tiada ternilai harganya.  

Demi kelancaran belajar mengajar dan mencapai pendidikan standar  nasioonal, kami harapkan bantuan tenaga, fikiran, dan materi, baik dari pemerintah, sahabat, mupun tokoh-tokoh yang ihklas mengulurkan tangan untuk membantu kami........

sekretariat Yayasan Pendidikan Muslim Cendikia
Jln Raya Taba Lagan-Kembangseri Desa jum'at kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah Kode Pos: 38385

 

10 WASIAT IMAM HASAN AL-BANNA



1. Bangunlah segera untuk melakukan shalat apabila mendengar Adzan walau bagaimana pun keadaannya.

2. Baca, telaah, dan dengarkanlah Al-Qur'an atau dzikirlah kepada Allah dan jangan engkau senang menghambur-hamburkan waktumu dalam  masalah yang tidak ada manfaatnya.

3. Bersungguh-sungguhlah untuk bisa dan berbicara dalam bahasa Arab dengan fasih.

4. Jangan memperbanyak perdebatan dalam berbagai bidang pembicaraan sebab hal ini semata-mata tidak akan mendatangkan kebaikan.

5. Jangan banyak tertawa sebab hati yang selalu berkomunikasi dengan Allah (dzikir) adalah tenang dan tentram.

6. Jangan bergurau, karena ummat yang berjihad tidak berbuat kecuali dengan bersungguh-sungguh terus menerus.

7. Jangan mengeraskan suara diatas suara yang diperlukan pendengar, karena hal ini akan mengganggu dan menyakiti.

8. Jauhilah dari membicarakan kejelekan orang lain atau  melukainya dalam bentuk apapun dan janganlah berbicara kecuali yang baik.

9. Berta'aruflah dengan saudaramu yang kalian temui walaupun dia tidak meminta, sebab prinsip dakwah kita adalah cinta dan ta'awun (kerja sama)

10. Pekerjaan Rumah kita sebenarnya lebih bertumpuk dari pada waktu yang tersedia, maka tolonglah selainmu untuk memanfaatkan waktunya dan apabila kalian mempunyai sesuatu keperluan maka sederhanakanlah dan percepatlah untuk diselesaikan.

Abbas bin Abdul Muththalib radhiallahu 'anhu



"Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu, jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil darimu dan dia akan mengampuni kamu. Dan, Allah Maha Pemgampun lagi Maha Penyayang". (Q.,s. al-Anfaal : 7)
Menurut beberapa orang ahli tafsir, ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan Abbas bin Abdul Muththalib, Aqil bin Abdul Muththalib dan Naufal ibnu al-Harits.
Abbas bin Abdul Muththalib radhiallahu 'anhu
Ia adalah paman Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan salah seorang yang paling akrab dihatinya dan yang paling dicintainya. Karena itu, beliau senantiasa berkata menegaskan, "Abbas adalah saudara kandung ayahku. Barangsiapa yang menyakiti Abbas sama dengan menyakitiku."
Di zaman Jahiliah, ia mengurus kemakmuran Masjidil Haram dan melayani minuman para jamaah haji. Seperti halnya ia akrab di hati Rasulullah, Rasulullah pun dekat sekali di hatinya. Ia pemah menjadi pembantu dan penasihat utamanya dalam bai'at al-Aqabah menghadapi kaum Anshar dari Madinah. Menurut sejarah, ia dilahirkan tiga tahun sebelum kedatangan Pasukan Gajah yang hendak menghancurkan Baitullah di Mekkah. Ibunya, Natilah binti Khabbab bin Kulaib, adalah seorang wanita Arab pertama yang mengenakan kelambu sutra pada Baitullah al-Haram.
Pada waktu Abbas masih anak-anak, ia pemah hilang. Sang ibu lalu bernazar, kalau puteranya itu ditemukan, ia akan mengenakan kelambu sutra pada Baitullah. Tak lama antaranya, Abbas ditemukan, maka iapun menepati nazamya itu

ABBAD BIN BISYIR



SELALU DISERTAI CAHAYA  ALLAH

Ketika Mush'ah bin Umeir tiba di Madinah-sebagai utusan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasalam untuk mengajarkan seluk beluk Agama kepada orang-orang Anshar yang telah bai'at kepada Nabi dan membimbing mereka melakukan shalat, maka'Abbad bin Bisyir radhiallahu anhu adalah seorang budiman yang telah dibukakan Allah hatinya untuk menerima kebaikan. la datang menghadiri majlis Mush'ab dan mendengarkan da'wahnya, lain diulurkan tangannya mengangkat bai'at memeluk Islam. Dan semenjak saat itu mulailah ia menempati kedudukan utama di antara orang-olang Anshar yang diridlai oleh Allah serta mereka ridla kepada Allah ....
Kemudian Nabi pindah ke Madinah, setelah lebih dulu orang-orang Mu'min dari.Eulekah tiba di sana. Dan mulailah terjadi peperangan-peperangan dalam mempertahankan diri dari serangan-serangan kafir Quraisy dan sekutunya yang tak henti-hentinya memburu Nabi dan ummat Islam. Kekuatan pembawa cahaya dan kebaikan bertarung dengan kekuatan gelap dan kejahatan. Dan pada setiap peperangan itu 'Abbad bin Bisyir berada di barisan terdepan, berjihad di jalan Allah dengan gagah berani dan mati-matian dengan cara yang amat mengagumkan ....
Dan mungkin peristiwa yang kita paparkan di bawah ini dapat mengungkapkan sekelumit dari kepahlawanan tokoh Mu'min ini....
Rasulullah shallallahu alaihi wasalam  dan Kaum Muslimin selesai menghadapi perang Dzatur Riqa', mereka sampai di suatu tempat dan bermalam di sana, Rasulullah shallallahu alaihi wasalam :memilih beberapa orang shahabatnya untuk berkawal secara bergiliran. Di antara mereka terpiiih 'Ammar bin Yasir dan 'Abbad bin Bisyir yang berada pada satu kelompok.
Karena dilihat oleh 'Abbad bahwa kawannya 'Ammar sedang lelah, di usul kannyalah agar 'Ammar tidur lebih dulu dan ia akan berkawal. Dan nanti bila ia telah mendapatban istirahat yang cukup, maka giliran 'Ammar pula berkawal menggantikannya.
'Abbad melihat bahwa lingkungan sehelilingnya aman. Maka timbullah fikirannya, kenapa ia tidak mengisi waktunya dengan melakukan shalat, hingga pahala yang akan diperoleh akan jadi berlipat ... ? Demikianlah ia bangkit melakukannya ....
Tiba-tiba sementara ia berdiri sedang membaca sebuah surat Al-Quran setelah al-Fatihah sebuah anak panah menancap di pangkal lengannya. Maka dicabutnya anak panah itu dan diteruskannya shalatnya.....